Mengenal Cloudflare dan Fungsinya

MasBayu – Apa itu Cloudflare? Bagi sebagian orang mungkin tidak asing dengan yang namanya cloudflare. Tapi sebelum menjelajah lebih jauh, sebaiknya kita mengenal lebih dulu yang namanya CDN.

CDN adalah backbone transparan di dalam jaringan internet yang bertanggung jawab atas pengiriman konten. CDN merupakan suatu sistem yang akan menyediakan konten secara cepat kepada end user dan ini ada pada berbagai data center di internet. Secara tidak terlihat, setiap saat kita berinteraksi dengan macam-macam CDN. Bisa pada saat membaca artikel ini, belanja online, atau melihat sosial media. CDN berperan untuk mengurangi latensi antara Anda dengan server yang menyimpan berkas situs web dan bertujuan untuk menaikan kecepatan dan kinerja dari situs.

 

 

Konten yang disebarkan melalui CDN ini biasanya berupa konten statis. Jadi, cara kerjanya adalah dengan menyebarkan konten-konten statis web ke beberapa data center yang ada. Berkat CDN, waktu yang dibutuhkan untuk memunculkan sebuah konten pada situs bisa menjadi lebih singkat. Sebelum adanya content delivery network, server sumber suatu konten harus merespons request pengguna satu per satu secara manual. Hal ini tidak hanya memperlambat proses loading, tetapi juga meningkatkan kemungkinan kegagalan atau eror jika traffic web terlalu tinggi.

 

CDN ini mampu menghemat bandwith Cloudflare serta menyebarkannya ke semua konten statis yang ada di web, baru setelahnya menyebarkannya kembali ke seluruh data center CloudFlare tersebut.

 

Setelah mengenal CDN, sekarang kita lanjut membahas Apa itu Cloudflare? Cloudflare adalah sebuah CDN yang berada ditengah antara nama domain dan web hosting. Cloudflare merupakan produk asal Amerika Serikat yang menyediakan jasa jaringan pengantaran konten, pencegahan DDoS, juga keamanan Internet. Cloudflare berperan sebagai perantara pengunjung web dan penyedia hosting pengguna Cloudflare, dan juga sebagai perantara terbalik (reverse proxy) situs web.

 

Cloudflare ini sebenarnya bisa dikatakan CDN unggulan jika dibandingkan dengan CDN umumnya. Hal ini disebabkan karena Cloudflare mampu memberikan pelayanan yang maksimal. Sebagai gambaran sederhana, CloudFlare bertindak sebagai penghubung antara pengunjung dan server website. Tujuannya supaya website terhindar dari serangan berbahaya yang dilakukan oleh pengunjung website.

 

 

Pengunjung website ini sendiri dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

 

  1. Visitor. Visitor adalah pengunjung berupa manusia pada umumnya
  2. Robot. Perayap dan robot adalah pengunjung berupa program yang bertujuan untuk memindai setiap halaman website dan dapat menghabiskan banyak bandwidth server.
  3. Attackers. Attackers adalah pengunjung yang bertujuan untuk melakukan serangan pada website

Dengan menggunakan layanan CloudFlare, website yang kita miliki dijamin aman dari berbagai serangan maupun aktivitas yang dapat merusak performa website.

 

Bagaimana Cara Kerja Cloudflare?

Ketika DNS domain diarahkan ke DNS server milik Cloudflare, maka yang terjadi ketika pengunjung mengakses website akan diarahkan ke Cloudflare lebih dulu, selanjutnya Cloudflare akan melakukan pengecekan ke server hosting yang dipergunakan.Dengan pola seperti ini, tentu website kita akan lebih aman dari serangan Hack atau Crack.

 

Keuntungan Menggunakan Cloudflare

  1. Menyembunyikan IP address asli dari web hosting sehingga hacker tidak dapat menyerang server.
  2. Membuat cache situs sehingga sumber daya untuk memuat situs lebih cepat dan mengurangi beban server.
  3. Memberikan perlindungan terhadap semua serangan DDoS dengan mengubah keamanan keamanan situs.
  4. Jika situs down, CloudFlare akan terus melayani cached data sampai situs up kembali.
  5. Jika registrar tidak memberikan pilihan untuk menambahkan DNS records, kita dapat menggunakan nameservers dari CloudFlare dan menambahkan host DNS records disana.
  6. CloudFlare menawarkan layanan gratis dan memungkinkan kita untuk menambahkan beberapa domain sekaligus.
  7. Kita dapat memblokir akses situs dari daerah atau negara tertentu, jika menerima banyak serangan dari negara-negara tertentu.
  8. Memberikan SSL gratis, yang dapat juga digunakan pada shared host.

Kerugian Menggunakan Cloudflare

  1. Karena CloudFlare bertindak sebagai man-in-the-middle, jika CloudFlare down, situs juga akan down, bahkan jika web hosting up.
  2. CloudFlare memungkinkan kita untuk mengubah keamanan website menjadi “I am under attack” mode, yang memblok semua upaya serangan DDoS. Tapi juuga memblok semua robot, yang merupakan kerugian bagi sebagian orang.
  3. Apabila terdapat kendala traffic internasional di sisi server hosting, maka website akan berdampak ke speed load website.

Kesimpulan

Berdasarkan informasi di atas, bisa jadi Cloudflare menjadi salah satu solusi yang menarik untuk dicoba. Anda dapat membandingkan kinerja dari situs web sebelum dan setelah menggunakan layanan Cloudflare. Jika tidak ada perbedaan atau malah membuat kinerja situs web menurun, maka sewaktu waktu Anda dapat melepaskannya kembali.

 

Share your love

One comment

Leave a Reply